BBTNGGP Sebut Luasan Kebakaran Kawah Wadon Capai 5,8 Hektare

Sejumlah relawan saat berupaya memadamkan api di area Kawah Wadon Gunung Gede. (Foto : Dok. APGI)

CIANJUREKSPRES.ID – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menyebut luasan lahan yang terbakar di area Kawah Wadon Gunung Gede sekitar 5,8 hektar.

Kepala Humas Balai Besar TNGGP, Agus Deni, mengatakan hingga saat ini proses penanganan dan upaya kebakaran di area Kawah Wadon Gunung Gede masih berlangsung.

“Secara yang cukup tebal berpotensi menyimpan bara dan memicu kembali munculnya api. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam upaya penanganan kebakaran secara menyeluruh,” kata Agus, Kamis 13 Agustus 2026.

Hingga saat ini, lanjut dia, luas area yang terdampak kebakaran terutama di Kawah Wadoh Gunung Gede diperkirakan mencapai 5,8 hektar.

Sebelumnya, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan bahwa luas kawasan di Gunung Gede yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 20 hektare.

“Hasil assesment luasan yang terbakar mencapai 20 hektar. Petugas gabungan dan relawan masih berupaya lakukan penanganan agar tidak terus meluas,” katanya.

Wahyu menegaskan, akan menindak tegas apabila karhutla di kawasan tersebut menimbulkan kerugian, baik yang dialami oleh masyarakat ataupun pemerintah.

Wahyu mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan mewaspadai pontensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta memastikan keamanan dapur yang berada di luar rumah.

“Terpenting adalah mencegah hal-hal yang bisa kita cegah. Termasuk juga menjaga alam yang saat ini sudah menjaga kita, menjaga pohon-pohon yang sudah menjaga kita, jangan kemudian ditebang. Karena kita ingin memadamkan, tetapi airnya tidak ada, itu percuma. Jadi, jaga pohon kita agar lahan kita bisa lebih aman.” katanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *