CIANJUREKSPRES.ID – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Al-Ma’moen, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, pada tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan secara offline. Pihak sekolah memastikan seluruh tahapan penerimaan siswa baru berjalan lancar meski di tengah penerapan sistem online di sejumlah sekolah lain.
Kepala SMP Al-Ma’moen, Dede Muharamsyah, mengatakan, pelaksanaan SPMB tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan sebelumnya karena semakin banyak sekolah yang mulai menerapkan sistem online. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan proses adaptasi bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Ketika ada hal baru yang dilaksanakan, tentu diperlukan proses adaptasi. Baik oleh operator, anak-anak, kepala sekolah, maupun semua pihak yang terlibat dalam SPMB,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Rabu 17 Juni 2026.
Dia menjelaskan, proses adaptasi akan lebih cepat jika seluruh pemangku kebijakan turut terlibat dalam memberikan dukungan dan pendampingan. Salah satunya dengan hadirnya Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur di SMP Al-Ma’moen.
Menurutnya, kehadiran Komisi IV menjadi bentuk perhatian terhadap pelaksanaan SPMB, khususnya bagi sekolah yang melaksanakan sistem online.
“Ada atensi dari Komisi IV sehingga semua pihak lebih memperhatikan dan memahami pelaksanaan sistem online tersebut. Dengan begitu, proses adaptasi bisa berlangsung lebih cepat,” ujarnya.
Dede menambahkan, SMP Al-Ma’moen menyiapkan kuota penerimaan sebanyak delapan rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas 32 siswa per rombel. Dengan demikian, total kuota penerimaan peserta didik baru di sekolah tersebut mencapai 256 siswa.
“Kami tidak mengusulkan penambahan kuota. Jadi, kuota yang disiapkan tetap normal, yakni delapan kelas dengan masing-masing 32 siswa,” ucapnya.
Dia berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lancar dan seluruh tahapan penerimaan siswa baru dapat berlangsung sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.












