Sinergi KNPI-Bulog Cianjur: Perkuat Penyerapan Gabah dan Jagung Petani Lokal hingga Perluasan Distribusi SPHP ke Wilayah Selatan

Sinergi KNPI-Bulog Cianjur: Perkuat Penyerapan Gabah dan Jagung Petani Lokal hingga Perluasan Distribusi SPHP ke Wilayah Selatan
Wakil Ketua DPD KNPI Cianjur Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan, Alfian Syukur saat melakukan audiensi dengan Kepala Perum Bulog Cianjur Muhammad Azwar Fuad, Jumat 28 Agustus 2026.(foto kiriman untuk Cianjur Ekspres)

CIANJUREKSPRES.ID – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Cianjur, mengapresiasi kinerja Bulog Cianjur yang dinilai sukses mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2025 melalui optimalisasi penyerapan gabah dan jagung petani lokal.

Langkah taktis ini diyakini menjadi motor penggerak utama yang mendongkrak kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) di wilayah Cianjur secara signifikan.

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua DPD KNPI Cianjur Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan, Alfian Syukur saat melakukan audiensi dengan Kepala Perum Bulog Cianjur Muhammad Azwar Fuad, Jumat 28 Agustus 2026.

Meski memberikan apresiasi, Alfian tetap menyoroti adanya disparitas dalam penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) dan komoditas jagung, khususnya di wilayah Cianjur selatan yang masih terkendala faktor infrastruktur.

Dia bahkan menegaskan, KNPI Cianjur siapa untuk mengambil peran sebagai mitra strategis Bulog.

“Melalui jejaring 32 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK), KNPI siap mengawal percepatan serta memastikan distribusi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tepat sasaran dan langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, kolaborasi strategis ini tak hanya berfokus pada distribusi pangan, namun juga diarahkan untuk melahirkan kader-kader pemuda mandiri melalui program aktivispreneur yang diinisiasi bersama Bulog.

Menanggapi sinergi tersebut, Kepala Perum Bulog Cianjur Muhammad Azwar Fuad, menyambut baik uluran tangan dan komitmen dari DPD KNPI Cianjur. Pihak Bulog menaruh harapan besar agar keterlibatan aktif 32 DPK KNPI mampu menjadi solusi riil dalam memperluas jangkauan distribusi SPHP secara merata.

“Selama ini, sebaran SPHP masih terkonsentrasi di kawasan perkotaan, sehingga kehadiran jejaring kepemudaan hingga ke tingkat kecamatan diharapkan mampu menembus simpul-simpul distribusi baru di wilayah selatan demi menjaga stabilitas pangan daerah secara menyeluruh”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *