Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Selidiki Penyebabnya

Ilustrasi-Seorang pria ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di wilayah Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Rabu 8 Juli 2026, pagi. (Foto: AI)

CIANJUREKSPRES.ID – Seorang pria berinisial DA (35) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di wilayah Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Rabu 8 Juli 2026, pagi. Hingga kini, jajaran Polsek Ciranjang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kapolsek Ciranjang, AKP Yuddi Suharjo mengatakan, hasil penyelidikan awal mengindikasikan adanya persoalan pribadi yang diduga berkaitan dengan kondisi keluarga. Namun, pihak kepolisian belum menarik kesimpulan dan masih mengumpulkan berbagai keterangan serta barang bukti.

“Dugaan sementara adanya permasalahan keluarga, baik dengan keluarga istrinya maupun keluarga yang ada di kampung halamannya,” kata Yuddi kepada wartawan.

Menurutnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya yang datang ke kontrakan sekitar pukul 06.00 WIB untuk menjemput korban bekerja. Saat tiba di lokasi, saksi mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban diketahui meninggal pada pagi hari setelah temannya datang ke kontrakan sekitar pukul 06.00 WIB,” ujarnya.

Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga menemukan sepucuk surat yang diduga ditulis oleh korban sebelum meninggal. Surat tersebut telah diamankan sebagai barang bukti untuk membantu proses penyelidikan.

“Memang ada surat yang kami temukan. Isinya mengarah pada adanya permasalahan pribadi yang sedang dihadapi korban. Namun seluruhnya masih kami dalami,” jelas Yuddi.

Polisi juga mengungkapkan bahwa korban baru sekitar satu bulan tinggal di kontrakan tersebut. Berdasarkan identitas kependudukan, korban merupakan warga Aceh, sementara istrinya diketahui sedang berada di Malaysia.

Hingga saat ini, penyidik masih mendalami seluruh keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di lokasi guna memastikan penyebab kematian korban.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” pungkas Yuddi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *