CIANJUREKSPRES.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, mencatat telah mendistribusikan sebanyak 120 ribu liter air bersih untuk 5.393 jiwa di enam kecamatan terdampak kekeringan.
Ketua PMI Cianjur, Ahmad Fikri mengatakan, jumlah permintaan pendistribusian air bersih terus bertambah setiap harinya terutama di enam kecamatan seperti di Kecamatan Cikalongkulon, Cibeber, Sukaluyu, Haurwangi, Mande, dan Cilaku.
“Pendistribusian dilakukan hingga malam hari melibatkan tiga orang orang staf dan relawan yang bertugas bergantian setiap hari, dimana rata-rata per hari dapat didistribusikan 15-20 ribu liter air ke wilayah terdampak,” ujarnya, Minggu 9 Agustus 2026.
Sejak satu pekan terakhir, lanjut dia, PMI Kabupaten Cianjur telah membuat jadwal tetap pendistribusian ke sejumlah wilayah yang terdampak cukup parah seperti di Kecamatan Sukaluyu dan Cibeber, karena warga sudah kesulitan mendapatkan air bersih.
“Pendistribusian air untuk masyarakat bekerjasama dengan Perumdam Cianjur, sehingga pelayanan dapat dilakukan secara maksimal setiap harinya, dimana selama satu pekan terakhir koordinasi pembagian jadwal pendistribusian dilakukan bersama BPBD Cianjur,” katanya.
Menurutnya, selama musim kemarau, pendistribusian bantuan logistik untuk korban bencana alam terutama kebakaran masih cukup tinggi, sehingga pembagian anggaran dimaksimalkan untuk kedua pelayanan dapat terus berjalan.
“Kami terus memaksimalkan anggaran yang ada, terutama untuk pendistribusian air dengan tangki yang mendapat bantuan dari PMI Provinsi Jabar, sehingga pelayanan dapat dilakukan setiap hari,” tutur Ahmad Fikri.
Dia menambahkan, pihaknya dan sejumlah relawan terus melakukan sosialiasi terkait hemat pengunaan air selama musim kemarau, termasuk meminta masyarakat menyiapkan bak penampungan guna mempercepat pendistribusian air bersih.(












