CIANJUREKSPRES.ID – Kawasan Gunung Gede tepatnya di area Kawah Wadon dilaporkan terbakar pada Jumat 7 Agustus 2026. Sejumlah relawan dan masyarakat yang tengah berada di Puncak Gunung Gede pun langsung melalukan upaya pemadaman.
Seperti diketahui sebelumnya, Kawasan Alun-alun Suryakencana di kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGGP) di sebelah barat dilaporkan terbakar pada Kamis 6 Agustus 2026 sore.
Beruntung, kebakaran yang diduga akibat ulah oknum pendaki tersebut berhasil dipadamkan relawan dan voulenter. Untuk memastikan tak ada titik api para relawan pun harus menginap di Kawasan Alun-alun Suryakencana.
“Namun, ketika Jumat 7 Agustus 2026 pagi, kita mendapatkan informasi dari rekan kita, bahwa ada asap hitam dan putih membubung dari arah Kawah Wadon,” kata Niko Rastagil Relawan Asosiasi Pendaki Gunung Indonesia (APGI) saat dihubungi, Minggu 9 Agustus 2026.
Untuk memastikannya, lanjut Niko, dua orang relawan langsung mengecek asal asap yang keluar dari kawah Wadon Gunung Gede tersebut. Asap bewarna putih dan hitam itu berasal dari ranting dan rumput akibat api.
“Setelah dipastikan, relawan sebanyak 15 orang yang sebelumnya telah memadamkan kebakaran di Alun-alun Suryakencana langsung mendatangi titik api di area Kawah Wadon Gunung Gede,” ujar Niko.
Meski tidak dilengkapi dengan perlengkapkan yang memadai. Niko dan sejumlah rekannya terpaksa menggunakan kayu bekas dan bahan ranting untuk berupaya memadamkan api.
“Ketika itu, ada dua tim dari relawan dan warga juga yang langsung melakukan pemadaman. Karena titik api berada di lereng, kami pun harus menuruninya supaya api tidak meluas,” ucap Niko.
Menurutnya, titik api yang membakar di area Kawah Wadon Gunung Gede sangat sulit dipadamkan, karena api telah membakar akar pohon dan hembusan angin yang cukup kencang di area tersebut.
“Selain itu, kondisi di bawah lereng sangat panas. Supaya api tidak terus meluas kami pun membuat parit sedalam dua meter, agar akar pohon yang telah terbakar tidak merambat ke pohon lainya,” katanya.
Selain itu, Niko memperkirakan kebakaran di area di Kawah Wadon Gunung Gede sudah hampir seluas 15 hektar. Hingga kini puluhan orang terdiri dari relawan dan pihak terkait masih melakukan penanganan.
“Upaya penanganan selanjutnya, saat ini kita membutuhkan 200 relawan untuk penanganan kebakaran dengan cara mengestapetkan air dari sumber mata air hingga ke titik kebakaran sejauh 5 kilometer,” tutur Niko.
Dia menambahkan, hingga kini puluhan relawan dari luar daerah seperti Bandung, Bogor dan Sukabumi telah mengkonfirmasi akan turut dan ikut membantu untuk menangani kebakaran di Gunung Gede.












