CIANJUREKSPRES.ID – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Cianjur tahun 2026 resmi berakhir dengan hasil yang relatif lancar, meski sempat diwarnai sejumlah kendala teknis di lapangan.
Plt Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur, Ipan Sopandi, menjelaskan, pelaksanaan TKA digelar dalam empat gelombang dan berakhir pada 16 April 2026. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 29.096 siswa kelas IX dari 447 sekolah.
Namun demikian, tidak seluruh SMP turut serta dalam pelaksanaan tahun ini. Beberapa sekolah diketahui belum memiliki siswa hingga kelas IX, sehingga belum bisa mengikuti TKA.
“Ada sekolah yang belum ikut karena baru memiliki siswa kelas VII dan VIII,” ujarnya kepada wartawan, Rabu 22 April 2026.
Ipan mengungkapkan, secara umum pelaksanaan berjalan sesuai rencana, meskipun sempat terjadi beberapa kendala teknis selama ujian berlangsung, khususnya pada hari-hari tertentu. Meski begitu, kondisi tersebut dapat diatasi sehingga tidak mengganggu keseluruhan proses.
Menurutnya, TKA memiliki sejumlah manfaat penting, baik bagi siswa maupun satuan pendidikan. Salah satunya adalah memberikan gambaran kemampuan literasi dan numerasi siswa yang dapat diketahui oleh orang tua.
Selain itu, hasil TKA juga menjadi salah satu indikator dalam melihat capaian kinerja sekolah melalui rapor pendidikan. Bahkan, hasil tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu syarat dalam jalur prestasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
“Dari TKA ini, orang tua bisa melihat potensi anak, sekolah juga bisa mengevaluasi capaian, dan hasilnya dapat digunakan untuk jalur prestasi,” jelasnya.
Dengan berakhirnya pelaksanaan TKA, Disdikpora berharap hasil yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SMP di Kabupaten Cianjur.












