CIANJUREKSPRES.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, menanggapi mencuatnya kembali wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh DPRD. Pada prinsipnya, mereka akan melaksanakan Undang-undang yang nanti berlaku.
“Kami pada akhirnya akan melaksanakan apa yang menjadi regulasi, peraturan perundang-undangan ataupun Undang-undang yang berlaku,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Sekaligus Ketua Divisi Sosdiklihparmas dan SDM, Fikri Audah NSY kepada Cianjur Ekspres di ruang kerjanya belum lama ini.
Menurutnya, wacana tersebut perlu dipikirkan secara mendalam. Fikri mengatakan, tentunya dalam setiap sistem ataupun teknis kepemiluan yang dipilih pasti ada sisi positif ataupun negatif, dan itu merupakan satu kesatuan.
“Kita berbicara kemarin Pemilu Serentak (2024,red), ada pemilihan presiden-wakil presiden, DPR RI, DPD, DPRD provinsi/kabupaten dengan segala dinamikanya. Masih di tahun yang sama, kemudian kita memilih gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati. Apakah tantangannya, tentu saja ada dari berbagai hal baik teknis ataupun nonteknis,” paparnya.
Sehingga, kata Fikri, pascapemilu dan pemilihan serentak dilaksanakan, para pemangku kebijakan ataupun stakeholder terkait baik itu pemerintah ataupun anggota partai melakukan evalusi, apakah hal ini baik dan tidak.
“Makanya kemarin ada yang sempat mengajukan ke Mahkamah Konstitusi bahwa dengan pertimbangan Pemilu 2024 kemarin tidak begitu maksimal pandangan dari warga negara, dan Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan, memberikan beberapa opsi terkait dengan bagaimana pelaksanaan Pemilu ataupun Pilkada secara terpisah,” jelasnya.
Meski demikian, Fikri kembali menegaskan, bahwa keputusan yang akan diambil nantinya dikembalikan lagi kepada para pembuat regulasi.
“KPU dengan segala tantangan dilapangan, saya kira akan beradaptasi untuk menjalankan keputusan yang telah disahkan nanti,” ucapnya.
Fikri pun mengungkapkan, bahwa anggaran Pilkada 2024 di Kabupaten Cianjur sebesar Rp81 miliar, dan ada pengembalian sekitar Rp19 miliar.
“Saya kira dengan anggaran yang ada waktu kemarin, terus kemudian juga dengan dinamika yang ada waktu pemilihan terus dari Pemilu ke Pilkada, alhamdulillah kita bisa menjalankan Pilkada kemarin dengan lancar dan sukses,” pungkasnya.












