CIANJUREKSPRES.ID- Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dikabarkan akan melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia dalam rangka memperkuat konsolidasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjelang Pemilu 2029. Salah satu daerah yang masuk dalam agenda tersebut adalah Provinsi Banten.
Ketua DPW PSI Banten, M. Hafiz Ardianto, membenarkan adanya rencana kunjungan Jokowi ke Banten. Namun, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan jadwal kedatangan mantan Presiden RI tersebut karena masih menunggu kepastian agenda.
Menurut Hafiz, kunjungan Jokowi nantinya akan lebih banyak difokuskan pada kegiatan turun langsung ke masyarakat melalui pola roadshow atau kunjungan ke berbagai wilayah. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi PSI dalam memperkuat dukungan publik menghadapi kontestasi politik 2029.
Selain mempersiapkan agenda kunjungan Jokowi, PSI Banten saat ini juga tengah memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat akar rumput. Hafiz menyebut kepengurusan tingkat kabupaten/kota dan kecamatan di wilayah Banten telah terbentuk secara penuh.
Saat ini, fokus partai diarahkan pada penyelesaian pembentukan kepengurusan tingkat desa dan kelurahan sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan verifikasi partai politik menjelang Pemilu mendatang.
Ia mengungkapkan bahwa progres pembentukan struktur tingkat desa dan kelurahan telah mencapai sekitar 75 persen. Targetnya, seluruh proses konsolidasi organisasi dapat diselesaikan pada Juli atau Agustus 2026.
Menurutnya, keberadaan struktur partai yang lengkap hingga tingkat paling bawah menjadi modal penting dalam menghadapi proses verifikasi dan memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat.
PSI juga menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan verifikasi yang nantinya ditetapkan oleh penyelenggara pemilu. Saat ini partai masih menunggu regulasi teknis resmi terkait mekanisme verifikasi yang akan diberlakukan.
Sementara itu, Jokowi dikabarkan akan memulai rangkaian kunjungan daerah pada akhir Juni 2026. Provinsi Lampung disebut menjadi tujuan pertama dalam agenda yang berlangsung selama tiga hari, yakni 26 hingga 28 Juni 2026.
Ketua Umum Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Relly Ragen, menyebut persiapan kunjungan di Lampung telah mencapai sekitar 80 persen. Berbagai aspek, mulai dari perizinan, lokasi kegiatan hingga koordinasi lapangan, disebut hampir rampung.
Relly menjelaskan, agenda tersebut disusun sebagai respons atas tingginya antusiasme masyarakat yang ingin bertemu langsung dengan Jokowi. Karena itu, kegiatan yang disiapkan lebih menitikberatkan pada interaksi dengan warga dibandingkan acara seremonial.
Selama berada di Lampung, Jokowi dijadwalkan mengunjungi sejumlah daerah seperti Bandar Lampung, Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Pringsewu. Beberapa agenda yang direncanakan meliputi pertemuan dengan pelaku UMKM, kunjungan ke pondok pesantren, dialog bersama generasi muda, hingga bertemu kelompok petani.
Kunjungan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperkuat jaringan pendukung menjelang agenda politik nasional pada tahun-tahun mendatang.












