Hidupkan Masjid di Lingkungan Parlemen, DKM Al-Amanah Gelar Diklat Iman dan Takwa

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Amanah DPRD Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan Diklat Iman dan Takwa, Selasa 11 Agustus 2026.(Foto : Cianjur Ekspres/Moch. Nursidin)

CIANJUREKSPRES.ID – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Amanah DPRD Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan Diklat Iman dan Takwa, sebagai upaya menghidupkan serta memakmurkan masjid di lingkungan parlemen.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan jemaah Majelis Tabligh Al-Waeni BLK Cianjur di bawah koordinasi Hans. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak Minggu malam, dan diikuti sekitar 50 jemaah dari sejumlah halaqah yang tersebar di wilayah Kabupaten Cianjur, khususnya kawasan perkotaan.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi NasDem, Rustam Efendi, mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum awal untuk meningkatkan aktivitas keagamaan di Masjid Al-Amanah DPRD Kabupaten Cianjur.

“Alhamdulillah telah dan sedang dilaksanakan kegiatan Diklat Iman dan Takwa oleh DKM Al-Amanah DPRD Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan jemaah Majelis Tabligh Al-Waeni BLK Cianjur di bawah koordinator Pak Hans,” ujar Rustam kepada Cianjur Ekspres, Selasa 11 Agustus 2026.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup dengan kajian atau pengajian Ngaos Raos, yang digelar di gazebo halaman DPRD Kabupaten Cianjur.

Rustam menilai, kegiatan tersebut penting untuk menghidupkan kembali fungsi masjid di lingkungan DPRD yang selama ini dinilai lebih banyak digunakan pada waktu-waktu tertentu, terutama ketika aktivitas perkantoran berlangsung.

“Tujuan pertama tentu adalah memakmurkan dan menghidupkan masjid yang selama ini hanya hidup di waktu-waktu tertentu, pada saat kegiatan perkantoran, seperti waktu zuhur atau asar,” katanya.

Dia menegaskan, memakmurkan masjid merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal yang baik bagi peningkatan aktivitas keagamaan, tidak hanya bagi masjid tetapi juga lingkungan DPRD secara keseluruhan.

“Mudah-mudahan ke depannya ini menjadi awal yang baik bagi masjid dan lingkungan, khususnya lingkungan DPRD, baik anggota DPRD maupun sekretariat DPRD,” ucapnya.

Selain diikuti para jemaah Majelis Tabligh, kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Cianjur serta jajaran sekretariat DPRD yang turut berpartisipasi.

Rustam berharap kegiatan keagamaan tersebut dapat menjadi pengingat bahwa aktivitas politik dan pekerjaan, tidak semestinya menjadi penghalang bagi seseorang, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Mudah-mudahan ini menjadi penanda bahwa kegiatan apa pun yang kita lakukan, seputar dunia politik, dunia pekerjaan dan lain sebagainya, tidak boleh menghalangi kecintaan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *