CIANJUREKSPRES.ID- Aktivitas gempa bumi susulan masih terjadi setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan pembaruan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tercatat sebanyak 2.119 gempa bumi susulan hingga Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.
Informasi tersebut disampaikan melalui kanal resmi informasi BMKG. Dari total gempa susulan yang tercatat, magnitudo terbesar mencapai 6,2, sedangkan gempa dengan magnitudo terkecil tercatat sebesar 1,3.
BMKG juga mencatat terdapat 24 gempa bumi susulan dengan magnitudo di atas 5,0. Sementara itu, sebanyak 70 gempa susulan dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.
Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas kegempaan di wilayah Flores dan sekitarnya masih berlangsung setelah gempa utama M7,7. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, namun tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas gempa bumi dan menyampaikan informasi melalui kanal resmi. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Dengan masih tingginya aktivitas gempa susulan, masyarakat juga diharapkan memastikan kondisi bangunan tempat tinggal maupun fasilitas umum tetap aman serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Informasi mengenai perkembangan gempa bumi dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG.












