CIANJUREKSPRES.ID- Kemenangan dramatis atas Manila Digger FC pada laga pendahuluan memastikan PERSIB melangkah ke fase grup AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Meski berhasil meraih kemenangan, bek Pangeran Biru, Gabriel Mutombo, menilai masih banyak hal yang harus dibenahi agar tim dapat tampil lebih maksimal di kompetisi Asia.
PERSIB harus melalui pertandingan yang ketat saat menghadapi wakil Filipina tersebut di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 31 Agustus 2026. Gol Mariano Peralta pada menit-menit akhir pertandingan menjadi penentu kemenangan sekaligus memastikan tiket Maung Bandung ke fase grup.
Mutombo menyebut pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi dan menguras tenaga para pemain. Menurutnya, keberhasilan melewati babak play-off menjadi modal berharga bagi PERSIB untuk menjalani musim yang lebih panjang.
“Pertandingannya sangat sengit, sangat panjang, tapi pada akhirnya kami bisa memenangkan pertandingan ini. Jadi ini sangat bagus untuk klub dan untuk musim ini,” ujar bek asal Prancis tersebut.
Sejak babak pertama, PERSIB sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun, solidnya lini pertahanan Manila Digger membuat berbagai peluang tersebut belum berhasil dikonversi menjadi gol hingga babak pertama berakhir.
Menurut Mutombo, tingginya intensitas permainan sejak awal pertandingan turut memengaruhi kondisi kedua tim. Setelah memasuki babak kedua, PERSIB melihat adanya penurunan tempo permainan dari lawan dan mampu memanfaatkannya untuk mencetak gol kemenangan.
“Saya pikir di babak pertama intensitasnya sangat, sangat tinggi. Kami melewatkan banyak sekali peluang, dan setelah itu di babak kedua intensitas tim lawan menurun dan kami bisa menyelesaikan pekerjaan ini,” tuturnya.
Kendati meraih kemenangan, Mutombo menyadari PERSIB masih memiliki beberapa pekerjaan rumah. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kemampuan tim dalam memaksimalkan peluang yang diperoleh menjadi gol.
PERSIB tercatat beberapa kali mengancam gawang Manila Digger. Namun, gol kemenangan baru hadir ketika pertandingan hampir berakhir. Hal tersebut menjadi evaluasi penting bagi Maung Bandung sebelum menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat di fase grup.
“Ya, kami melewatkan banyak peluang, tapi kami akan memperbaikinya dan di pertandingan berikutnya saya harap kita bisa mencetak lebih banyak gol,” kata Mutombo.
Pada fase grup ACL Two 2026/2027, PERSIB tergabung di Grup E bersama FC Seoul asal Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, serta The Cong-Viettel dari Vietnam.
Selain menghadapi tim-tim dengan kualitas kompetitif, PERSIB juga akan menjalani perjalanan tandang dengan jarak yang cukup jauh. Namun, Mutombo melihat hal tersebut sebagai tantangan positif sekaligus kesempatan untuk mengukur kemampuan Pangeran Biru menghadapi klub-klub dengan level persaingan yang lebih tinggi.
“Ya, di babak penyisihan grup nanti akan sangat berat, sangat bagus untuk tim, dan saya pikir ini tantangan yang bagus untuk klub,” tegas Mutombo.












