Bupati Cianjur Akui Kekurangan Guru, Pemkab Terbentur Kemampuan Fiskal

Bupati Cianjur Mohamad Wahyu Ferdian saat menjawab pertanyaan wartawan, Senin 31 Agustus 2026.(Foto : Cianjur Ekspres/Moch. Nursidin)

CIANJUREKSPRES.ID – Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian angkat bicara terkait persoalan kekurangan tenaga guru yang masih terjadi di sejumlah sekolah di Kabupaten Cianjur.

Wahyu mengatakan, pemenuhan kebutuhan guru harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal pemerintah daerah, serta aturan yang berlaku. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan Pemkab Cianjur dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik.

“Kekurangan guru, di sini kita harus menyeimbangkan antara kebutuhan dan juga kemampuan fiskal kita, termasuk juga aturan yang mengikat. Di mana pemerintah daerah memiliki batasan-batasan tertentu tentunya,” ujar Wahyu kepada Cianjur Ekspres, Senin 31 Agustus 2026.

Menurutnya, Pemkab Cianjur berharap seluruh kebutuhan guru di berbagai jenjang pendidikan dapat terpenuhi. Namun, hal tersebut membutuhkan dukungan kemampuan keuangan daerah yang memadai.

“Harapan kami tentunya kebutuhan guru terpenuhi seluruhnya di Kabupaten Cianjur. Dan kami juga melakukan langkah-langkah, kami berusaha agar meningkatkan fiskal Kabupaten Cianjur, agar kemudian di Kabupaten Cianjur bisa terpenuhi,” katanya.

Wahyu menegaskan, sambil melakukan upaya pemenuhan kebutuhan tenaga guru, pemerintah daerah juga berusaha memastikan kekurangan tersebut tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.

“Sementara itu berjalan, kami melakukan hal-hal tentunya agar pendidikan di Kabupaten Cianjur, terutama untuk anak-anak kita, tidak mengalami kendala. Sehingga proses belajar mengajar bisa normal seperti biasanya,” tuturnya.

Untuk sementara, kata Wahyu, Pemkab Cianjur akan mengoptimalkan tenaga guru yang tersedia agar kegiatan pembelajaran tetap berjalan.

“Saat ini memaksimalkan yang ada,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *