CIANJUREKSPRES.ID – Kabupaten Cianjur memiliki banyak destinasi bersejarah, salah satunya Istana Kepresidenan Cipanas. Bangunan yang berada di Jalan Raya Cipanas Nomor 105 ini bukan sekadar tempat singgah kepala negara, tetapi juga menjadi saksi perjalanan panjang sejarah Indonesia sejak masa kolonial hingga era kemerdekaan.
Sebagai salah satu dari enam Istana Kepresidenan di Indonesia, Istana Cipanas memiliki sejumlah keunikan yang tidak dimiliki istana lainnya. Mulai dari usia bangunan yang telah mencapai ratusan tahun, sumber air panas alami, hingga ruang khusus yang pernah digunakan Presiden Soekarno untuk bertafakur dan menyusun pidato kenegaraan.
Berikut tujuh fakta unik Istana Kepresidenan Cipanas yang menarik untuk diketahui.
1. Istana Kepresidenan Tertua di Indonesia
Istana Kepresidenan Cipanas merupakan istana kepresidenan tertua di Indonesia. Bangunan ini didirikan sekitar tahun 1740 pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Gustav Willem Baron van Imhoff.
Awalnya, bangunan tersebut digunakan sebagai tempat peristirahatan para gubernur jenderal Belanda karena memiliki udara yang sejuk di kaki Gunung Gede. Setelah Indonesia merdeka, Presiden Soekarno menetapkannya sebagai salah satu Istana Kepresidenan Republik Indonesia.
2. Sayur Lodeh Legendaris yang Bertahan Puluhan Tahun
Selain memiliki nilai sejarah, Istana Cipanas juga dikenal dengan kuliner khasnya, yakni sayur lodeh Istana Cipanas.
Resep masakan ini diwariskan secara turun-temurun sehingga cita rasanya tetap terjaga meski telah berganti beberapa generasi juru masak. Bahkan, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri disebut selalu menanyakan menu sayur lodeh setiap kali berkunjung ke Istana Cipanas.
3. Gedung Bentol, Tempat Soekarno Mencari Inspirasi
Di kawasan Istana Cipanas terdapat bangunan unik bernama Gedung Bentol. Nama tersebut berasal dari tekstur batu-batu kecil yang menempel di seluruh dinding luar bangunan sehingga menyerupai bentol.
Gedung ini memiliki nilai sejarah tinggi karena menjadi tempat Presiden Soekarno menyendiri, beribadah, bertirakat, serta menyusun sejumlah pidato penting kenegaraan. Di dalamnya terdapat ruang kerja, kamar tidur, kamar mandi, hingga perlengkapan salat.
4. Lukisan “Jalan Seribu Pandang”
Salah satu koleksi seni paling terkenal di Istana Cipanas adalah lukisan Jalan Seribu Pandang karya pelukis Soejono D.S. yang dibuat pada tahun 1958.
Keunikan lukisan ini terletak pada efek visualnya. Jalan yang tergambar di tengah lukisan akan selalu tampak lurus ke arah pengamat meski dilihat dari berbagai sudut. Karena keistimewaannya, karya ini menjadi salah satu lukisan favorit Presiden Joko Widodo.
5. Memiliki Sumber Air Panas Alami Tanpa Belerang
Tidak banyak yang mengetahui bahwa Istana Cipanas memiliki sumber air panas alami.
Berbeda dengan pemandian air panas pada umumnya, air di Istana Cipanas tidak mengandung belerang sehingga lebih nyaman digunakan untuk berendam dalam waktu yang relatif lama. Air panas tersebut berasal langsung dari sumber alami di kawasan pegunungan.
6. Satu-satunya Istana yang Memiliki Hutan Lindung
Keunikan lain yang membuat Istana Cipanas berbeda adalah keberadaan hutan lindung di dalam kompleks istana.
Hutan ini menjadi kawasan konservasi yang menjaga kesejukan lingkungan sekitar. Pada pagi hari, suasananya sangat asri dengan udara pegunungan yang segar. Meski memiliki panorama indah, kawasan tersebut tidak dibuka untuk sesi foto prewedding, kecuali bagi keluarga Presiden.
7. Meja Makan Bersejarah Tempat Sidang Kabinet
Di ruang utama Gedung Induk terdapat sebuah meja makan yang menjadi saksi berbagai keputusan penting negara.
Selain digunakan sebagai tempat jamuan makan kenegaraan, meja tersebut pernah dipakai Presiden Soekarno memimpin sidang kabinet, termasuk saat membahas kebijakan sanering atau pemotongan nilai mata uang rupiah pada tahun 1965.












