127 Gunung Api Tersebar di Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya

127 Gunung Api Tersebar di Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya
127 Gunung Api Tersebar di Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya

CIANJUREKSPRES.ID- Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas vulkanik tinggi di dunia. Berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire, Indonesia memiliki banyak gunung api yang tersebar dari Sumatera hingga Papua.

Salah satu gunung api yang paling dikenal adalah Krakatau, yang berada di Selat Sunda. Dalam daftar gunung api Tipe A, terdapat Anak Krakatau, gunung yang muncul dari kawasan Krakatau setelah letusan besar Krakatau pada 1883.

Berdasarkan klasifikasi gunung api, Indonesia memiliki gunung berapi yang dikelompokkan ke dalam Tipe A, Tipe B, dan Tipe C. Ketiganya dibedakan berdasarkan riwayat letusan dan aktivitas vulkanik yang masih terlihat.

Dari data tersebut, terdapat 76 gunung api Tipe A, 30 gunung api Tipe B, dan 21 gunung api Tipe C.

76 Gunung Berapi Tipe A di Indonesia

Gunung api Tipe A merupakan kelompok gunung api yang memiliki catatan sejarah letusan sejak tahun 1600. Gunung-gunung tersebut tersebar di Sumatera, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Maluku hingga Sulawesi.

Salah satu yang masuk dalam daftar ini adalah Anak Krakatau di wilayah Sumatera. Nama Krakatau sendiri sangat dikenal dalam sejarah vulkanologi dunia karena letusan besar pada 1883 yang berdampak luas.

Berikut daftar 76 gunung api Tipe A:

Sumatera

  1. Seulawah Agam
  2. Peut Sague
  3. Burni Telong
  4. Sinabung
  5. Sorik Marapi
  6. Marapi
  7. Tandikat
  8. Talang
  9. Kerinci
  10. Dempo
  11. Kaba
  12. Anak Krakatau

Jawa

  1. Sumbing
  2. Salak
  3. Gede
  4. Tangkuban Parahu
  5. Guntur
  6. Papandayan
  7. Galunggung
  8. Ciremai
  9. Slamet
  10. Dieng
  11. Sundoro
  12. Merapi
  13. Kelud
  14. Arjuno Welirang
  15. Bromo
  16. Semeru
  17. Lamongan
  18. Raung
  19. Ijen

Bali-Nusa Tenggara

  1. Batur
  2. Agung
  3. Rinjani/Barujari
  4. Tambora
  5. Sangeangapi
  6. Inielika
  7. Inierie
  8. Ebulobo
  9. Kelimutu
  10. Iya
  11. Rokatenda
  12. Egon
  13. Lewotobi Laki-laki
  14. Lewotobi Perempuan
  15. Lereboleng
  16. Ili Boleng
  17. Ili Lewotolok
  18. Ili Werung
  19. Batutara
  20. Sirung
  21. Hobal
  22. Anak Ranakah

Maluku

  1. Wetar
  2. Nieuwerkerk
  3. Wurlali
  4. Teon
  5. Nila
  6. Serua
  7. Banda Api
  8. Dukono
  9. Ibu
  10. Gamkonora
  11. Gamalama
  12. Kie Besi

Sulawesi

  1. Colo
  2. Ambang
  3. Soputan
  4. Lokon
  5. Mahawu
  6. Tangkoko
  7. Ruang
  8. Karangetang
  9. Awu
  10. Banua Wuhu
  11. Sangir

Selain Anak Krakatau, beberapa nama gunung yang cukup dikenal masyarakat antara lain Merapi, Semeru, Bromo, Kerinci, Agung, Rinjani, Ruang dan Lewotobi.

30 Gunung Berapi Tipe B

Selain Tipe A, Indonesia juga memiliki 30 gunung api Tipe B. Kelompok ini memiliki catatan sejarah letusan sebelum tahun 1600.

Gunung api Tipe B tersebar di Sumatera, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi.

Daftarnya adalah:

  1. Burni Geureudong – Sumatera
  2. Sibayak – Sumatera
  3. Pusuk Bukit – Sumatera
  4. Talamau – Sumatera
  5. Sibual-buali – Sumatera
  6. Sumbing – Sumatera
  7. Kunyit – Sumatera
  8. Belirang Beriti – Sumatera
  9. Bukit Daun – Sumatera
  10. Lumut Balai – Sumatera
  11. Sekincau Belirang – Sumatera
  12. Rajabasa – Sumatera
  13. Pulosari – Jawa
  14. Karang – Jawa
  15. Patuha – Jawa
  16. Wayang Windu – Jawa
  17. Talaga Bodas – Jawa
  18. Ungaran – Jawa
  19. Merbabu – Jawa
  20. Lawu – Jawa
  21. Wilis – Jawa
  22. Iyang Argopuro – Jawa
  23. Ilimuda – Bali-Nusa Tenggara
  24. Ili Labalekan – Bali-Nusa Tenggara
  25. Yersey – Maluku
  26. Emperor of China – Maluku
  27. Manuk – Maluku
  28. Todoko – Maluku
  29. Sempu – Sulawesi
  30. Klabat – Sulawesi

21 Gunung Berapi Tipe C

Sementara itu, gunung api Tipe C merupakan kelompok yang tidak memiliki catatan sejarah letusan. Meski demikian, beberapa gunung dalam kelompok ini masih memperlihatkan jejak aktivitas vulkanik seperti solfatara atau fumarola.

Terdapat 21 gunung api yang masuk dalam kategori Tipe C, yaitu:

  1. Jaboi – Sumatera
  2. Gayo Lesten/Kembar – Sumatera
  3. Helatoba – Sumatera
  4. Marga Bayur/Besar – Sumatera
  5. Pematang Bata/Suwoh – Sumatera
  6. Ulubelu – Sumatera
  7. Kiaraberes Gagak – Jawa
  8. Perbakti – Jawa
  9. Kawah Kamojang – Jawa
  10. Kawah Manuk – Jawa
  11. Kawah Karaha – Jawa
  12. Waesano – Bali-Nusa Tenggara
  13. Poco Leok – Bali-Nusa Tenggara
  14. Kaldera Sokoria – Bali-Nusa Tenggara
  15. Ndetu Napi – Bali-Nusa Tenggara
  16. Riang Kotang – Bali-Nusa Tenggara
  17. Batu Kolok – Sulawesi
  18. Tempang – Sulawesi
  19. Tampusu – Sulawesi
  20. Lahendong – Sulawesi
  21. Sarongsong – Sulawesi

Krakatau dan Aktivitas Gunung Api di Indonesia

Krakatau menjadi salah satu nama yang tidak dapat dilepaskan dari sejarah aktivitas vulkanik Indonesia. Kawasan tersebut memiliki sejarah letusan besar dan kemudian dikenal dengan keberadaan Anak Krakatau.

Keberadaan Anak Krakatau dalam daftar gunung api Tipe A menunjukkan bahwa kawasan gunung api Indonesia memiliki sejarah aktivitas yang panjang dan beragam.

Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan gunung api perlu memahami informasi mengenai aktivitas vulkanik dan mengikuti perkembangan dari lembaga resmi. Aktivitas gunung api dapat berubah sehingga informasi terbaru menjadi penting, terutama ketika terjadi peningkatan aktivitas atau erupsi.

Dengan mengenali daftar gunung api Tipe A, B dan C, termasuk Krakatau dan Anak Krakatau, masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan sekaligus kewaspadaan terhadap potensi bencana vulkanik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *