CIANJUREKSPRES.ID – Sebanyak 1.400 ruang kelas jengjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Cianjur belum memiliki fasilitas penunjang berupa kursi dan meja.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrga (Disdikpora) Kabupaten Cianjue Ruhli Solehudin pada Cianjur Ekspres, Kamis 16 Juli 2026.
“Seperti yang telah disampaikan, sekitar 5 sampai 10 persen dari jumlah keseluruhan sekolah di Cianjur dalam kondisi rusak berat,” katanya.
Menurutnya, berdasarkan data yang tercatat ada sekitar dua ribu sekolah belum menerima bantuan mebeler berupa meja dan kursi. “Kita itu kan ada sekitar 14 ribu ruang kelas baru, terutama yang terdampak gempa bumi 2022 lalu. Sampai saat ini pun belum menerima bantuan mebeler berupa meja dan kursi,” kata Ruhli.
Selain itu, Ruhli juga mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah melakulan efisiensi termasuk di lingkungan Disdikpora hampir sebesar 80 persen.
“Efisiensi diberlakukan untuk kegiatan sosialisasi, peningkatan kapasitas, dan pengadaan barang jasa. Sehingga untuk tahun ini dipastikan tak ada pengadaan barang atau jasa terutama untuk mebeler,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya telah mengimbau kepada satuan pedidikan, terutama kepada sekolah yang memiliki dana Bos mencukupi agar melakukan pengadaan mebeler.
“Kami juga mengajak kepada masyarakat juga pengusaha dan unsur lainnya, agar lebih peduli dengan dunia pendidikan salah satunya berkontribusi mengadakan mebeler,” kata Ruhli












