CIANJUREKSPRES.ID – Suasana duka menyelimuti sebuah keluarga di Kampung Ciselang, RT 04/RW 07, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, setelah seorang pria berinisial O (31) ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Minggu 28 September 2026, malam.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh ibu kandung korban, Eti (60), sekitar pukul 20.15 WIB. Sebelumnya, korban masih terlihat beraktivitas seperti biasa dan sempat menghabiskan waktu bersama istri serta anak bungsunya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 18.20 WIB, korban dan istrinya masih sempat berbincang sambil menemani anak mereka. Namun, setelah sang istri tertidur, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi oleh ibunya.
Mengetahui kejadian tersebut, Eti langsung meminta bantuan warga sekitar. Warga kemudian mendatangi rumah korban, tetapi proses evakuasi menunggu kedatangan petugas kepolisian guna memastikan penanganan dan pemeriksaan di lokasi berjalan sesuai prosedur.
Tak berselang lama, personel Polsek Bojongpicung bersama perangkat Desa Cihea, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta petugas medis dari puskesmas setempat tiba di lokasi. Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban sebelum mengevakuasi jenazah.
Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan menolak dilakukannya autopsi di RSUD Cianjur.
Kasi Trantib Desa Cihea, Deni, mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri. Keputusan keluarga untuk tidak melakukan autopsi didasarkan pada penerimaan mereka terhadap peristiwa tersebut sebagai takdir Tuhan Yang Maha Esa.
Sementara itu, Kapolsek Bojongpicung Iptu Muchtaromi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, saat dikonfirmasi mengenai kronologi lebih lanjut, ia belum memberikan keterangan secara terperinci.
“Setelah proses penanganan di lokasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.












