CIANJUREKSPRES.ID- Potensi cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama periode 30 Agustus hingga 1 September 2026. Berdasarkan data potensi cuaca ekstrem tiga harian, terdapat 23 provinsi yang perlu mewaspadai hujan sedang hingga lebat dan angin kencang.
Pada Minggu, 30 Agustus 2026, potensi hujan sedang hingga lebat tercatat di Aceh, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Utara, Maluku, Papua Pegunungan, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.
Sementara itu, angin kencang berpotensi terjadi di Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Sulawesi Utara.
Memasuki Senin, 31 Agustus 2026, sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Daerah tersebut meliputi Aceh, Jambi, Papua, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.
Potensi angin kencang pada tanggal tersebut diprakirakan terjadi di Jawa Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. Selain itu, Kalimantan Tengah juga masuk dalam wilayah yang perlu mewaspadai angin kencang.
Pada Selasa, 1 September 2026, potensi hujan sedang hingga lebat masih terdapat di Aceh, Bengkulu, Kalimantan Utara, Maluku, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Adapun angin kencang berpotensi melanda Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Masyarakat di wilayah yang masuk dalam daftar potensi cuaca ekstrem diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Hujan lebat dan angin kencang dapat berdampak pada kondisi lingkungan serta meningkatkan risiko terjadinya berbagai kejadian hidrometeorologi.
Masyarakat juga disarankan untuk terus memantau informasi dan peringatan cuaca terbaru dari pihak berwenang agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi cuaca.












