Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Petugas Damkar Kabupaten Cianjur melakukan pemadaman terhadap objek yang terbakar di Kampung Cicadas RT 01/RW 05, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kamis 6 Agustus 2026. (Foto: Dok. Damkar Cianjur)

CIANJUREKSPRES.ID – Masjid Jami dan Madrasah Nurul Ikhsan di Kampung Cicadas RT 01/RW 05, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, terbakar pada Kamis, 6 Agustus 2026, siang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta.

Berdasarkan informasi yang diterima Cianjur Ekspres, kebakaran pertama kali dikabarkan sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur, Budianto, mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan anggota yang berada di lapangan untuk memastikan kondisi dan kebutuhan penanganan sebelum mengerahkan armada pemadam.

“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan anggota di lapangan untuk memastikan kondisi kebakaran. Setelah itu petugas bergerak menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman,” katanya kepada Cianjur Ekspres, melalui pesan WhatsApp.

Menurutnya, laporan diterima petugas pada pukul 14.15 WIB dan tiga menit kemudian personel sudah tiba di lokasi kejadian.

“Petugas tiba sekitar pukul 14.18 WIB. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih dua jam 30 menit hingga api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan,” katanya.

Budianto menjelaskan, bangunan yang terbakar merupakan Masjid Jami dan Madrasah Nurul Ikhsan dengan luas area terdampak sekitar 196 meter persegi. Sementara sebagian bangunan lainnya berhasil diselamatkan sehingga api tidak meluas.

“Penyebab kebakaran sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta,” ujarnya.

Dia menambahkan, proses pemadaman melibatkan lima personel Regu III WMK 2 Ciranjang, dua anggota Relawan Kebakaran (Redkar), serta lima personel Damkar PT Pou Yuen. Petugas juga mengerahkan dua unit mobil pemadam dari WMK 2 Ciranjang dan satu unit mobil pemadam milik PT Pou Yuen.

“Pemadaman dilakukan bersama Damkar PT Pou Yuen dan dibantu Redkar sehingga api berhasil dikendalikan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran dan memastikan instalasi listrik maupun sumber api dalam kondisi aman,” katanya.

Dia menuturkan, mengenai kronologi lengkapnya sedang dikonfirmasi kepada anggota Damkar Kabupaten Cianjur yang bertugas ke lapangan.

“Di koordinasikan dulu sama anggota di lapangan,” katanya singkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *