Dalam pelaksanaannya, penyembelihan hewan kurban tidak boleh dilakukan sembarangan. Islam telah mengajarkan tata cara penyembelihan yang benar sesuai syariat, mulai dari niat, membaca doa, hingga adab memperlakukan hewan kurban dengan baik. Karena itu, memahami doa dan tata cara menyembelih hewan kurban menjadi hal penting agar ibadah yang dilakukan sah dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Menjelang Iduladha 2026, banyak masyarakat mulai mencari bacaan doa menyembelih hewan kurban lengkap beserta tata cara pelaksanaannya, baik untuk diri sendiri maupun atas nama orang lain.***
Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Muslim mulai mempersiapkan pelaksanaan ibadah kurban, mulai dari memilih hewan hingga memahami tata cara penyembelihan yang sesuai syariat Islam. Dalam pelaksanaannya, menyembelih hewan kurban tidak hanya dilakukan secara teknis, tetapi juga dianjurkan membaca niat, doa, dan mengikuti adab yang telah diajarkan dalam Islam.
Berikut tata cara dan doa menyembelih hewan kurban yang dapat diamalkan saat Iduladha:
1. Persiapan Sebelum Menyembelih Hewan Kurban
Sebelum pelaksanaan kurban, pastikan hewan yang akan disembelih memenuhi syarat sah kurban, seperti sehat, cukup umur, dan tidak cacat. Selain itu, siapkan alat penyembelihan terutama pisau yang tajam agar proses penyembelihan berjalan cepat dan tidak menyiksa hewan.
2. Niat Berkurban Karena Allah SWT
Sebelum menyembelih hewan kurban, niatkan ibadah semata-mata karena Allah SWT.
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُضَحِّيَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu an udhahhiya lillaahi ta‘aalaa.
Artinya:
“Aku niat berkurban karena Allah Ta’ala.”
3. Membaca Selawat Nabi
Sebelum penyembelihan dianjurkan membaca selawat:
Arab:
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latin:
Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad.
Artinya:
“Ya Allah, limpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya.”
4. Membaca Takbir dan Tahmid
Sebelum penyembelihan, bacalah takbir sebanyak tiga kali dan tahmid:
Arab:
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Latin:
Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar walillâhil hamd.
Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah.”
5. Doa Menyembelih Hewan Kurban
Untuk Diri Sendiri
Arab:
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Latin:
Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika fataqabbal minnî yâ karîm.
Artinya:
“Ya Allah, hewan ini adalah nikmat dari-Mu dan kepada-Mu aku mendekatkan diri. Maka terimalah kurbanku wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
Untuk Orang Lain
Arab:
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ (Nama)
Latin:
Bismillahi wallahu akbar. Allahumma minka wa ilaika fataqabbal min (nama pemilik kurban).
Artinya:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, maka terimalah kurban dari (sebut nama).”
Untuk Tujuh Orang
Arab:
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ… يَا كَرِيْمُ
Latin:
Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika fataqabbal min… yâ karîm.
Artinya:
“Ya Allah, hewan ini adalah nikmat dari-Mu dan kepada-Mu kami mendekatkan diri. Maka terimalah kurban kami wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
6. Proses Penyembelihan Sesuai Syariat
Penyembelihan dilakukan dengan cepat dan benar menggunakan pisau tajam agar hewan tidak tersiksa. Dalam Islam, penyembelihan harus memperhatikan etika dan perlakuan baik terhadap hewan kurban.
7. Pembagian Daging Kurban
Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban dipotong dan dibagikan kepada masyarakat, terutama fakir miskin dan warga yang membutuhkan. Pembagian daging kurban menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat tali persaudaraan di Hari Raya Iduladha.
Pelaksanaan kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga menjadi wujud ketakwaan, keikhlasan, dan rasa syukur kepada Allah SWT.***












