Ini Keutamaan dan Niat Puasa Syawal yang Dianjurkan Setelah Idul Fitri

Ini Keutamaan dan Niat Puasa Syawal yang Dianjurkan Setelah Idul Fitri

CIANJUREKSPRES.ID- Tidak terasa, umat Islam kini telah memasuki bulan Syawal setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Momen ini bukan hanya tentang merayakan kemenangan di hari Idul Fitri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melanjutkan amalan ibadah yang bernilai besar di sisi Allah SWT.

Salah satu amalan yang dianjurkan setelah Ramadhan adalah puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Anjuran ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa siapa saja yang berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun.

Para ulama seperti Imam Syafi’i dan Imam Ahmad juga menganjurkan pelaksanaan puasa ini, bahkan dianjurkan untuk dimulai sejak hari kedua Syawal dan dilakukan secara berurutan. Meski demikian, pelaksanaannya tetap fleksibel. Puasa Syawal boleh dilakukan secara tidak berurutan atau di waktu lain selama masih berada di bulan Syawal.

Sebagaimana ibadah lainnya, puasa sunnah Syawal juga diawali dengan niat. Dalam Islam, niat menjadi penentu sah atau tidaknya suatu ibadah. Meskipun cukup di dalam hati, melafalkan niat juga dianjurkan oleh para ulama agar lebih mantap dalam menjalankan ibadah tersebut.

Pertama, bagi orang yang hendak melafalkannya sejak malam hari mula serta berurutan selama enam hari, adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala

Artinya, “Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta’ala.”

Kedua, sementara bagi orang yang hendak melafalkan niat sedari malam tapi tidak secara berurutan, lafal niatnya sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwal lillaahi ta‘ala.

Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Ketiga, bagi orang yang baru ingin berpuasa saat itu juga, sebab misalnya dia belum makan dan minum, padahal waktu sudah siang, adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لللهِ تعالى

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adaa’i sunnatis Syawwaal lillaahi ta‘ala.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *