Pembangunan Jembatan Permanen Leuwi Jurig Penghubung Takokak-Kadupandak Rampung, Warga: Alhamdulillah

Caption Foto: Kondisi Jembatan Leuwi Jurig yang menghubungkan Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, dengan Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, usai selesai dibangun secara permanen dan siap menunjang akses ekonomi warga.(Istimewa)

CIANJUREKSPRES.ID – Setelah puluhan tahun menanti perbaikan permanen, Jembatan Leuwi Jurig yang menghubungkan Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, dengan Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, akhirnya selesai diperbaiki.

Rampungnya jembatan tersebut disambut gembira warga karena kini akses ekonomi, kesehatan, dan pendidikan menjadi lebih lancar.

Asep (31), salah seorang warga setempat, mengaku bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan yang selama ini menjadi akses utama penghubung antar desa. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat membantu mobilitas warga, khususnya untuk aktivitas ekonomi.

“Alhamdulillah sekarang jembatan sudah diperbaiki, saya sebagai warga tentunya sangat senang. Sekarang kalau mau ke Kadupandak tidak harus muter lewat jalan yang jaraknya jauh,” kata Asep kepada Cianjur Ekspres, Sabtu 7 Februari 2026.

Dia menambahkan, sebelum dibangun secara permanen, Jembatan Leuwi Jurig sudah puluhan tahun tidak pernah mendapat perbaikan menyeluruh. Kondisinya pun kerap memprihatinkan dan hanya diperbaiki seadanya melalui gotong royong warga bersama pihak desa.

“Penantian kami sudah sekitar 23 tahun ingin akses jembatan penghubung ini diperbaiki secara permanen. Sebab, lewat jembatan ini perjalanannya lebih dekat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Waringinsari, Nadir Muharam Abdurahman, menyampaikan rasa syukur karena pembangunan Jembatan Leuwi Jurig telah selesai 100 persen dan tinggal menunggu peresmian.

“Alhamdulillah untuk Jembatan Leuwi Jurig sudah selesai dibangun 100 persen, tinggal menunggu peresmian. Atas nama warga Desa Waringinsari, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Cianjur yang telah merealisasikan harapan warga yang menunggu kurang lebih 23 tahun,” ujarnya.

Nadir berharap, dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut, dapat menghidupkan berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi, kesehatan hingga pendidikan.

“Mudah-mudahan dengan telah dibangunnya jembatan ini, akses ekonomi, kesehatan, dan pendidikan menjadi lebih mudah. Perjalanan yang sebelumnya harus muter jauh, sekarang ke Warung Awi Kecamatan Kadupandak jadi lebih dekat,” katanya.

Pembangunan Jembatan Leuwi Jurig bersumber dari anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur dengan total nilai anggaran mencapai Rp1,6 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *