CIANJUREKSPRES.ID – Penemuan kerangka manusia di Kampung Wates, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, menyisakan tanda tanya. Polisi masih menyelidiki identitas korban serta penyebab kematiannya, setelah jasad tersebut ditemukan warga pada Minggu 11 Oktober 2026.
Kerangka itu ditemukan setelah warga mencium bau tidak sedap dari sekitar lokasi. Awalnya, bau tersebut diduga berasal dari bangkai hewan. Namun, setelah ditelusuri, warga justru mendapati jasad manusia dalam kondisi sudah membusuk.
Adong (52), warga setempat, mengatakan, kondisi jasad saat ditemukan sudah memprihatinkan. Sebagian jaringan tubuh korban diduga telah dimakan hewan, termasuk biawak. Berdasarkan kondisi tersebut, jasad diperkirakan telah berada di lokasi selama lebih dari 20 hari.
Menurut Adong, warga sebelumnya kerap melaksanakan ronda malam di sekitar lingkungan tersebut. Meski demikian, keberadaan jasad itu tidak diketahui hingga akhirnya ditemukan setelah warga mencari sumber bau menyengat.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti. Hingga Senin 12 Oktober 2026, identitas korban masih belum diketahui sehingga polisi menyebutnya sebagai Mr. X.
Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Bagus Panuntun, mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas korban. Polisi juga mengumpulkan informasi guna memastikan kronologi serta penyebab kematian.
“Masih kami dalami terkait mayat tersebut karena masih belum dikenal atau Mr. X,” ujarnya kepada wartawan, Senin 12 Oktober 2026.
Terkait kemungkinan adanya tindak kekerasan atau pembunuhan, Bagus menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan luar di RSUD belum menemukan indikasi yang mengarah pada dugaan tersebut. Meski begitu, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.












