CIANJUREKSPRES.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur sebut permintaan air bersih dari masyarakat terdampak musim kemarau terus mengalami peningkatan.
Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri mengatakan, PMI bekerja sama dengan Perumdam Tirta Mukti Cianjur telah menyiagakan satu unit truk tangki untuk memenuhi permintaan air bersih dari masyarakat yang terdampak musim kemarau.
“Masyarakat yang wilayahnya terdampak kemarau dapat mengajukan pendistribusian air bersih langsung ke Markas PMI atau melalui pesan media sosial diketahui aparat desa setempat,” katanya, Selasa 21 Juli 2026.
Ahmad Fikri menjelaskan, pelayanan distibusi air bersih dilakukan untuk masyarakat di wilayah rawan kekeringan seperti Kecamatan Cianjur, Karangtengah, Cugenang, Mande, Ciranjang, dan Cikalongkulon berkoordinasi dengan BPBD Cianjur, Perumdam Cianjur, dan dinas terkait.
“Kami siagakan satu unit truk tangki setiap harinya guna melayani permintaan masyarakat terdampak kekeringan di sejumlah wilayah, dimana tahun-tahun sebelumnya pendistribusian dilakukan di wilayah timur dan utara Cianjur,” jelasnya.
Ahmad Fikri mengatakan, permintaan bantuan air bersih dari sejumlah wilayah yang terdampak musim kemarau terus berdatangan setiap hari. Namun, tidak seluruh permintaan dapat dipenuhi karena sebagian lokasi sulit dijangkau truk tangki.
“Penanganan yang kami lakukan tidak hanya pendistribusian air bersih. Selama status siaga darurat bencana kekeringan berlaku, kami juga menyiagakan sekitar 25 relawan setiap hari untuk melakukan penanganan cepat bersama petugas gabungan saat dibutuhkan,” katanya.
Dia mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih agar mengajukan permohonan bantuan melalui pemerintah desa atau kecamatan, yang selanjutnya akan diteruskan kepada PMI Kabupaten Cianjur.
“Setiap permohonan yang masuk akan segera ditindaklanjuti setelah berkoordinasi dengan instansi terkait. Namun, pendistribusian air bersih hanya dapat dilakukan apabila lokasi tujuan dapat dilalui truk tangki,” tukasnya.












